KORDANEWS — Realisasi proyek pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan hingga, Jumat, masih menyentuh angkat 27,5 persen. Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) Wilayah VIII Palembang menemui sejumlah kendala untuk mempercepat pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.
Kasatker BBWSS VIII, Lukman Hakim mengatakan saat ini pihaknya masih mengerjakan terowongan penghubung, galian spillway serta jembatan penghubung sandaran kiri dan kanan.
“Kami juga tengah memperbaiki jalan akses menuju lokasi proyek. Sebab, jalan ini masih menggunakan jalan umum. Sehingga, kenyamanan warga yang menggunakan jalan juga harus diperhatikan,” ujar dia.
Ia menuturkan, sejauh ini pengerjaan proyek belum menemui kendala berarti. Hanya saja, untuk akses pengangkutan material maupun peralatan cukup terhambat. Sebab, jalan akses kondisinya sangat ramai dengan aktivitas warga.
“Disana ada pasar. Jadi yah kalau jam-jam sibuk memang sering macet,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya saat ini tengah mengajukan pembangunan jalan akses baru sepanjang 9,8 kilometer menuju lokasi. Jalan baru tersebut sebagian besar menggunakan lahan hutan lindung. Sehingga, pihaknya harus mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menggunakan lahan tersebut.













