“Selanjutnya saya meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur agar berperan aktif dalam mensukseskan program ini secara maksimal mengawal penyelenggaraannya, sehingga masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang sebaik-baiknya,” tambah Gubernur yang terkenal gemar blusukan itu.
Mengingat kondisi saat ini masih masa pandemi Covid-19 dan HD menghimbau warga untuk tetap melaksanakan prorokol kesehatan khususnya dalam upaya mengurangi kerumunan masa maka.
Dalam kesempatan ini dibagikan sertifikat tanah secara simbolis sebanyak 6 bidang sertifikat dari Program Redistribusi Tanah dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dengan rincian sebanyak 3 (tiga) bidang sertifikat dari Program Redistribusi tanah Transmigrasi dan 3 (tiga) bidang sertifikat dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
” Saya ingatkan juga kepada seluruh masyarakat penerima sertifikat tanah untuk menggunakan sertifikatnya dengan baik dan benar. Mari kita jadikan momentum penyerahan sertifikat ini sebagai tonggak untuk menyatukan gerak langkah kita guna semakin merapatkan barisan dan bersatu dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang guna mendukung dan mewujudkan Provinsi Sumatera Selatan semakin maju dan sejahtera,” paparnya.
Sementara itu Kepala BPN Provinsi Sumsel diwakili Kabid Penetapan hak dan pemdaftaran BPN Provinsi Sumsel, Aminullah menjelaskan bahwa kali ini ada sebanyak 220 bidang sertifikat program redistribusi tanah dari total 1309 bidang yang mereka targetkan tahun ini.
” OKUT sangat potensial pensertifikatan tanah. Dengan pensertifikatan ini kita harap batas wilayah akan terpetakam dengan lengkap. Kami harap animo masyarakat semakin besar,” jelas Aminullah.
Selain penyerahan sertifikat secara simbolis, dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan 17 aset tanah dan bangunan dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru ke Bupati OKU Timur H. Lanosin Hamzah.
Editor : Admin.













