KORDANEWS – Hari pertama uji coba One Way alias satu arah disepanjang Jalan Mayor Ruslan, Kota Lahat, Senin (8/11), ada didapati sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melawan arus. Bahkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan tak sedikit yang menerobos persimpangan yang dijaga petugas. Ditambah lagi, sejumlah pengendara merasa tidak tahu dengan kebijakan yang telah diambil.
Febris (30), pengendara motor mengaku sengaja melawan arus lantaran untuk mempersingkat jarak tempuh dan menghindari kemacetan dan kepadatan yang justru terjadi. Ia pun mengaku sering melewati kawasan ini, bahkan tak salah dirinya mengaku tidak tau.
“Benar tidak tau kalau ada penerapan One Way ini. Namun harusnya diberi penambahan rambu-rambu agar kami paham lokasi atau penunjuk arah dikawasan satu arah ini,” bebernya.
Banyak pengendara yang tidak tau dari saat melaju dari Jalan Letjen Haron Sohar menerobos jalur Jalan Mayor Ruslan. Namun selama pemberlakuan One Way maka harus melawati jalan Prof Emil Salim atau jalan inspektur Yazid.
Kepala Dinas Perhubungan Lahat, Drs H Sutoko MSi disampaikan Kabid Lalu Lintas, Mukhlis Zm mengatakan sejauh ini memang masih banyak pengendara yang belum mengetahui dengan masih melintasi jalur mayor Ruslan dari arah Jalan Letjen Harun Sohar.
“Ada mobil melaju dengan kecepatan sedang saat melawan arus satu arah. Namun kalau petugas langsung stop, maka bisa menimbulkan kemacetan lainnya,” bebernya.













