“Seperti even ranau gran fondo. Pada even itu, kita melihat banyak pusaran ekonomi yang terjadi dan itu harus menjadi perhatian kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel Hari Widodo mengatakan, meski terjadinya perlambatan, namun perkembangan pertumbuhan ekonomi di Sumsel tahun 2021, tetap dalam zona positif.
“Pertumbuhn ekonomi di Sumsel akan kembali membaik di triwulan ke 4. Di masa pandemi ini, Sumsel masih menjadi Provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sumatera,” katanya.
Dia juga memprediksi, pada tahun 2022, Sumsel kembali berpotensi mengalami peningkatan ekonomi.
“Hal ini terjadi seiring stabilnya keuangan daerah dan meredanya pandemi covid-19,” pungkasnya.
Disela pertemuan tersebut, Gubernur Herman Deru juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang terus mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumsel seperti Dewan Kerajinan Sumsel sebagai mitra terbaik pengembangan ekonomi masyarakar, MUI Sumsek sebagai mitra pengembangan ekonomi syariah dan Badan Pendapatan Daerah Sumsel serta BPKAD Kota Palembang sebagai mitra implementasi sistem pembayaran digital.
Turut hadir, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Kresna Menon, Asintel Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Fransiscus Ari Susetio, Kepala Sub Bidang Keuangan Polda Sumsel AKBP Heru Kun Cahyo, Hakim Tinggi Pengadilan Agama Johan Arifin, dan sejumlah pejabat lainnya.
Editor : Admin.













