Hal ini juga disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Maryadi Utama mengatakan bahwa masalah terbesar restorasi sebuah sungai bukan pembangunannya, tetapi perawatannya.
“Akan ada nanti namanya masalah non-struktural yang mencangkup perawatan, pembersihan, pemberdayaan warga sekitar dan komunitas agar sungai ini terus bersih dan tidak kumuh,”
Maryadi menambahkan bahwa pihak BBWS akan bekerja sama dengan Pemerintah kota dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk menertibkan pengunaan wilayah sekitar sungai supaya rapih, bebas masalah, dan aman untuk dipakai warga seluruh umur.
“Nanti ada rencana rencana untuk menambahkan 1,5 Kilometer sungai yang mengarah kedaerah Lambidaro beranggaran 98 Miliar Rupiah kedalam proyek ini, penambahan ini diharapkan dapat dilaksanakan mulai tahun depan” tegasnya. (eh).
Editor : Admin.













