Sumsel

Pencalonan Susiawan Rama Digugurkan, Warga : Diduga Penuh Rekayasa

×

Pencalonan Susiawan Rama Digugurkan, Warga : Diduga Penuh Rekayasa

Share this article

KORDANEWS — Mantan Kepala Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat 2014-2020 harus memupus harapannya maju dalam Pilkades tahun ini.

Sebab, itu mantan kades yang penuh sensasi dan prestasi ini gelar silaturahmi dikediamannya dalam rangka menyampaikan pendukungnya terkait penggugurannya oleh Panitia Kecamatan Pilkades Lahat.

“Saya sengaja mengumpulkan sanak saudara dan unsur masyarakat bahwa hari ini saya menyampaikan bahwa saya dalam Pencalonan Kepala Desa digugurkan oleh keputusan Panitia Kecamatan padahal di Panitia Desa dan BPD Desa dinyatakan lulus secara administrasi,” katanya, Selasa (1/12)

Dia menjelaskan, beberapa bulan yang lalu ditempat yang sama dirinya sempat memberitahukan bahwa akan mencalonkan diri sebagai Kepala Desa. Namun, dia kembali menggelar silaturahmi menyampaikan bahwa dirinya digugurkan dalam pemilihan Kepala Desa.

“Tetapi saya minta semuanya tetap tenang, damai dan tidak terpancing suasana apa lagi sampai berbuat hal-hal yang tidak diinginkan.
Karena kita cinta desa, untuk itu kita harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Desa Ulak Pandan, tak usah berkecil hati perjuangan akan segera dimulai,” ujar mantan Kades penerima penghargaan Kades Inovatif tahun 2019.

Dalam hal ini Pihak Susiawan Rama juga mengundang Panitia Pilkades Desa Ulak Pandan untuk menyampaikan apa yang menjadi Keputusan Panitia Kecamatan kepada masyarakat yang hadir pada malam ini.

Evan Yusup selaku Mewakili Panitia Pilkades Desa Ulak Pandan menyampaikan kepada seluruh warga yang datang bahwa benar saudara Susiawan Rama digugurkan oleh Keputusan Panitia Kecamatan Merapi Barat, dalam hal ini Panitia juga menyampaikan bahwa Sudara Susiawan Rama dianggap tidak Melengkapi salah satu persyaratan Surat Bebas Temuan APIP yang dikeluarkan Kantor Inspektorat Kabupaten Lahat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *