“Kami tidak pernah menyerah. Kehilangan orang-orang ini tampak seperti gunung besar untuk didaki, tetapi hal yang menyenangkan tentang sepak bola adalah selalu memberi Anda peluang baru,” kata Ausilio kepada Sky Sport Italia, seperti dikutip Sportmediaset.
“Situasinya tidak seburuk yang digambarkan, tetapi kehilangan Conte, Lukaku, Eriksen, dan Hakimi bisa membunuh siapa pun, tetapi tidak dengan Inter, Anda tidak boleh menyerah setelah kesulitan pertama,” sesumbarnya.
Inter Milan secara konstan bisa bersaing di papan atas. Seiring waktu performa mereka makin solid di bawah asuhan Simone Inzaghi.
Inter sekarang bahkan berhasil menjadi pemuncak klasemen sementara Serie A 2021-22. Mereka mengoleksi 40 angka dari 17 pertandingan, unggul satu poin dari AC Milan di peringkat kedua.
Sementara itu di Liga Champions, Inter Milan berhasil lolos ke babak 16 besar. Sebelumnya mereka lolos dari Grup D dengan status sebagai runner-up.
Editor : john.W













