“Pemerintah Kota Palembang juga akan terus mengoptimalkan seluruh pompa-pompa yang ada tidak terkecuali juga penyediaan pompa-pompa portable sekaligus menormalisasikan sungai-sungai yang ada di Kota Palembang dan juga tentunya, kita berharap partisipasi dari Camat dan Lurah untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, fungsi dari pompa-pompa yang telah tersedia saat ini telah bekerja maksimum, namun kondisi cuaca serta pasangnya air sungai musi membuat air tidak dapat keluar.
“Ini masalahnya bukan hanya curah hujan, tetapi sungai musi yang pasang membuat curah hujan yang turun tidak bisa keluar ke sungai musi,” paparnya.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel Wandayantolis MSi, mengatakan, hingga tanggal 2 Januari pihaknya memperkira kan adanya peluang curah hujan ekstrim diatas 50 mm perhari. Ini akan berdampak signifikan jika saat hujan ekstrim terjadinya pasang di laut sehingga menyebabkan tinggi muka sungai meningkat sehingga berdampak munculnya genangan, bahwa kondisi curah hujan yang terjadi pada 25 Desember lalu juga merupakan curah hujan tertinggi dalam 31 tahun terakhir.
“Jadi memang curah hujan 25 Desember kemarin memecahkan rekor baru hujan ekstrim yang pernah terjadi untuk seri bulan Desember dari series keseluruhan dari bulan Januari hingga Desember tahun 2021, tanggal 25 Desember lalu merupakan series ranking ketiga tertinggi dari semua catatan hujan yang ada di Sumatera Selatan dalam 31 tahun terakhir.” Paparnya.
Menurutnya, bahwa terdapat beberapa pemicu yang mengakibatkan tingginya curah hujan, yang pertama yakni Lanina yang mendukung peningkatan curah hujan, kemudian adanya belokan angin yang memicu penumpukan masa udara yang membentuk awan hujan sehingga mengakibatkan potensi hujan yang tinggi.
“Sebagaimana rilis dari kolega kami di SMB II, hingga tanggal 2 Januari potensi tersebut masih cukup tinggi dan perubahan tetap terjadi. Sebagaimana disampaikan tadi, tanggal 30 Desember dan tanggal 1 Januari 2022 itu, peluang hujan ekstrim sangat tinggi,” tutupnya. (eh)
Editor : Admin.













