Terlebih, di era digital saat ini. Herman Deru menyebut, ilmu pengetahuan juga harus diberikan kepada santri.
“Sebab itu, rencana ini harus benar-benar matang sehingga sistem yang diterapkan nantinya berjalan dengan lancar,” terangnya.
Diketahui, pembangunan pondok pesantren tersebut akan dilakukan di lahan seluas 3000 meter yang tak jauh dari lokasi masjid. Usai melakukan safari Jum’at tersebut,H Gubernur Herman Deru juga berkesempatan meninjau lahan tersebut.
Tampak hadir dalam safari Jum’at tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Bakti Al Muawanan Al Islamiyah Sofrowi, Ketua Masjid Bakti Sugimin, Tokoh Masyarakat Purwanto dan Parwo dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.
Editor : Admin.













