Terpisah, Kepala Desa (Kades) Rindu Hati, Ruismanto SH membenarkan, bahwasanya petani disini harus membeli pupuk dengan jarak tempuh jauh.
“Ketika dibeli juga harganya selangit, sedangkan penghasilan setahunnya kisaran Rp 12 juta sampai Rp 14 juta,” terangnya.
Itulah, sambung dia, berharap kepada Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, kiranya dapat menjadi perhatian sekaligus didirikan gudang pupuk subsidi di Kecamatan Gumay Ulu.
“Dengan begitu, petani tidak perlu lagi membeli jauh, harganya mahal dan tentu saja, produksi dari komoditi kopi dan getah karet meningkat, imbasnya pendapatan petani pun membaik,” pungkas Ruismanto.
Editor : Admin.













