Meski demikian, belum banyak orang yang tahu bahwa penularan bakteri penyebab meningitis tidak semudah penyebaran virus flu. Sebab, bakteri penyebab meningitis tidak dapat bertahan lama di luar tubuh.
Bakteri tidak menyebar melalui kontak biasa seperti jabatan tangan atau menghirup udara di tempat yang sama dengan orang yang telah terinfeksi. Penyakit ini akan menginfeksi bila seseorang melakukan kontak dekat, misalnya dengan mencium atau batuk langsung di depan orang tersebut.
4. Sulit dideteksi
Meningitis cukup sulit untuk dideteksi, sebab gejalanya seringkali mirip dengan penyakit-penyakit lainnya. Kadang terjadi salah diagnosis sebagai penyakit ringan, mengingat gejala awal penyakit ini mirip dengan flu seperti demam dan sakit kepala.
Maka dari itu, pasien harus senantiasa waspada dengan kondisinya sendiri. Bila gejala muncul secara tiba-tiba dan bertambah parah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan.
5. Vaksin meningitis tidak menyebabkan penyakit meningitis
Fakta selanjutnya yang tak kalah penting adalah vaksin meningitis tidak akan menyebabkan penyakitnya itu sendiri. Vaksin meningitis tidak mengandung zat apapun yang dapat menyebabkan infeksi.
Justru vaksin akan melindungi Anda dari penyakit dan risiko komplikasinya. Vaksinasi masih menjadi cara paling efektif untuk mencegah beberapa jenis meningitis tertentu.
Meski demikian, tidak ada vaksin yang bisa melindungi Anda 100 persen. Anda masih memiliki risiko terinfeksi namun vaksin membantu mengurangi risiko keparahan gejala.
Oleh karena itu, lakukan langkah pencegahan lainnya dengan menjaga kebersihan diri dan barang-barang di sekitar Anda dan menjalani pola hidup yang sehat guna mempertahankan sistem imun.
Editor : John.W













