“Terkadang dia [Lukaku] harus melayani. Dia sering sekali kehilangan bola tanpa adanya tekanan, kehilangan banyak bola dalam situasi yang sangat menjanjikan. Dia memiliki peluang besar – jadi dia masuk dalam ini,” katanya, dikutip dari Metro.co.uk.
Lukaku bukanlah pemain seperti Lionel Messi yang turut terlibat dalam pembangunan serangan. Ia butuh servis dari rekan-rekan setimnya. Tuchel sadar akan hal itu, tapi tetap menuntut sesuatu yang lebih darinya.
“Tentu saja kami ingin melayani dia, tapi dia adalah bagian dari tim dan performa di lini depan, terutama pada babak pertama, kami bisa jauh, jauh lebih baik,” lanjut Tuchel.
“Kami harus melakukannya dengan lebih baik karena kami sudah memiliki banyak sekali peluang dalam transisi di babak pertama,” pungkasnya.
Lukaku jelas harus memperbaiki performa buat laga berikutnya. Sebab mereka akan kembali beraksi di ajang yang sama pada hari Rabu (19/1/2022) mendatang, dengan Brighton sebagai lawannya.
Editor : John.W













