Anda bisa memperoleh beragam manfaat jeruk bali di atas jika dikonsumsi dalam kadar yang cukup dan tidak berlebihan. Kandungan asam yang cukup tinggi membuat jeruk bali tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak karena bisa meningkatkan risiko gigi berlubang.
Selain itu, konsumsi jeruk bali juga sebaiknya dibatasi oleh orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat antikejang carbamazapine, obat untuk darah tinggi, dan obat penurun kolesterol, seperti atorvastatin.
Meski diyakini bermanfaat untuk kesehatan, manfaat jeruk bali dalam pengobatan penyakit belum dapat dipastikan. Oleh sebab itu, jangan menggunakan jeruk bali sebagai pengganti obat-obatan dari dokter.
Karena efeknya yang dapat memengaruhi pengobatan tertentu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jeruk bali jika sedang menjalani pengobatan.
Editor : John.W













