EkonomiSumsel

PNM Mekar Rangkul Usaha Kecil Untuk Berkembang

×

PNM Mekar Rangkul Usaha Kecil Untuk Berkembang

Share this article

KORDANEWS — Seusai petang dan adzan magrib pun sudah berkumandang Linda bergegas bersiap-siap membuka lapak angkringannya yang berada Jalan Mayor Zen. Terlihat beberapa makanan yang hangat seperti pempek dengan macam macam isi dan makanan khas angkringan sudah siap di sajikan untuk disantap.

Setiap harinya perempuan paruh baya melayani pelanggan yang mampir untuk menyantap masakannya. Angkringan ini mulai pukul 19.00 WIB hingga malam hari pukul 22.00 WIB.

Linda menuturkan sejak enam tahun lalu usahanya berkembang lantaran bantuan dana program PNM Membina Ekonomi Keluarga (PNM Mekar) dari PT Permodalan Nasional Madani cabang Palembang.

Uang bantuan sebesar Rp6 juta dari PNM dimanfaatkannya untukmembeli berbagai perlengkapan dan modal tambahan usaha warung makanan.

“Dari segala macam usaha pernah saya coba. Mulai dari buka kreditan barang sampai terakhir dengan warung ini. Alhamdulillah modalnya dari PNM Mekar dan berkembang,” ujarnya, Kamis (3/2/2022).

Angkringan Linda ini mulai dikenal masyarakat dan menjadi salah satu angkringan favorit. Itu dapat dilihat dari banyaknya pembeli dan pundi-pundi yang ia dapatkan saban harinya Penghasilan Linda dari warungnya pun cukup lumayan.

Dalam sehari, perempuan paruh baya ini bisa membawa pulang pendapatan hingga Rp400 ribu. Bagi ibu tiga anak ini, usaha warung yang dikelolanya bukan hanya sebagai sumber mata pencarian untuk tambahan keuangan keluarga saja. Lebih dari itu, usaha warungnya itu dapat membuatnya lebih berdaya dan menjadikan keluarganya kian sejahtera.

“Sangat membantu sekali bantuan yang diberikan oleh PNM. Apalagi, kalau jualan begini kadang uangnya kemana-mana. Untuk modal tambahan, ya memang susah kalau tidak ada bantuan,” jelas Linda.

 

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sumsel, sepanjang 2021 lalu tercatat Rp95,67 miliar dana pembiayaan ultra mikro (UMi) yang telah tersalurkan bagi 25.272 nasabah.

Dana bantuan pembiayaan usaha tersebut disalurkan oleh PT PNM dan PT Pegadaian (Persero).

Sementara itu, Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mencatat, hingga tahun 2021 jumlah realisasi pembiayaan Ultra Mikro secara nasional mencapai sebesar Rp 18 triliun. Penyaluran pembiayaan tersebut untuk sebanyak 5,5 juta nasabah.

Kepala Divisi Penyaluran Pembiayaan I Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Ary Dekky Hananto menjelaskan, pembiayaan ultra mikro terbesar disalurkan di sektor pedagang eceran yang mencapai Rp 6,71 triliun, disusul sektor perikanan sebesar Rp 227,58 miliar, sektor jasa sebesar Rp.59,56 miliar. Selanjutnya, sektor Industri pengolahan sebesar Rp 30,52 miliar.

Tahun lalu penyaluran pembiayaan Ultra Mikro tercata sebesar Rp 7 triliun untuk 1,8 juta nasabah, sedangkan untuk tahun 2022 ini penyaluran pembiayaan Ultra Mikro ditargetkan meningkat untuk dua juta nasabah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *