Ekonomi

Petani Keluhkan Harga Karet Di Lahat Yang Terus Turun

×

Petani Keluhkan Harga Karet Di Lahat Yang Terus Turun

Share this article
KORDANEWS – Petani di Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, mengeluhkan harga jual getah karet yang terbilang murah, alias belum ada kenaikan yang signifikan.
Menurut Zawawi Petani Karet di Desa Rindu Hati Kecamatan Gumay Ulu, saat ini harga jual karet berkisar antara 7 hingga 9 ribu rupiah perkilogram, harga itu tetap bertahan selama beberapa pekan terakhir.
“Kami tentunya berharap, harga karet dapat menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, sebab sudah lama harga karet murah,” ujar dia, Minggu (06/02/2022).
Zawawi mengaku, harga karet saat ini masih terbilang murah, apabila dibandingkan dengan biaya produksi yang terbilang tinggi, terlebih harga pupuk dijual masih saja mahal.
“Kalau kita bandingkan dengan produksi, tentu petani hanya untung sedikit alias masih cukup untuk produksi saja. Kami harap, harga karet bisa stabil di harga diatas 15 ribu rupiah,” kata dia.
Sementara itu, Amir tauke karet di Desa Rindu Hati mengaku, pihaknya menerima karet sesuai dengan kadar kering.
“Kalau kadar kering 55 persen, kita veli di harga 9 ribu rupiah, namun saat ini harga karet turun 200 rupiah perkilogram,” tutur dia.
Senada dikatakan Ruismanto, Ketua Forum Kades Kecamatan Gumay Ulu, potensi pertanian di Kecamatan Gumay Ulu masih berupa pertanian karet dan kopi, sehingga dapat menghasilkan puluhan ton karet dalam sepekan.
“Petani masih menggantungkan hidup dengan bertani karet, masih setia dengan karet. Namun terus terang saja, harganya belum naik naik juga. Diharapkan, kedepannya, pemerintah memperhatikan harga karet yang masih saja masuk klasifikasi murah hingga sekarang,” terangnya.
Editor : Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *