Sumsel

Pemprov Bersama BKKBN Sumsel Sinergi Percepat Turunkan Angka Stunting

×

Pemprov Bersama BKKBN Sumsel Sinergi Percepat Turunkan Angka Stunting

Share this article

“Pemenuhan karbohidrat dan protein kita ini gak kurang hanya mungkin tidak seimbang. Karena kebiasaan kita makan karbohidrat  pakai gulai karbohidrat. Nah ini tugas pendamping untuk memberikan edukasi ini ke masyarakat,” jelasnya.

Untuk menekan angka stunting ini Herman Deru mengatakan Pemprov Sumsel telah melakukan berbagai upaya. Selain menghidupkam Posyandu-Posyandu hingga menyalurkan bantuan timbangan digital ke kabupaten kota, kini ada juga Gerakan  Sumsel Mandiri Pangan (SMP) untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat.

“Sekilas ini seperti remeh, kita beri bibit, dan ilmu pengetahuan menanam bumbu dapur agar dapat kurangi pengeluaran keluarga. Karena jika dihitung perbulan  pengeluaran ini lebih besar daripada membeli beras.  Ini butuh dukungan pendamping daru BKKBN. Saatnya kita harus bekerja simultan dan tidak ego sektoral,” jelasnya.

Sementara itu Kepala BKKBN Perwakilan Sumsel Mediheryanto mengatakan bahwa pasca dikukuhkan Ia ingin meningkatkan sinergi dengan Pemprov Sumsel untuk menjakankan amanah Kepala BKKBN.

“Ada dua amanah besar yang dibawa kesini. Pertama kita harus mensukseskan Program Bangga Kencana sehingga dapat ikut menurunkan angka kelahiran total. Kemudian yang kedua adalah menurunkan angka prevalensi stunting,” jelasnya.

Upaya penurunan itu dapat dilakukan dengan tiga pendekatan. Pertama pendekatan gizi integratif secara terintegrasi semua sektor. Kemudian yang kedua adalah melalui pendekatan  multisektor yakni adanya kebersamaan sektor pemerintah dan non pemerintah.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *