Kepala Disperindagkop OI, Tapip ketika meninjau lokasi kebakaran mengatakan, sementara pihaknya melarang para pedagang untuk membangun dan membersihkan lapak daganganya, karena akan dilaporkan terlebih dahulu ke Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.
“Kita laporkan dulu, apakah nanti akan ada desain tersendiri atau bagaimana nantinya. Apakah juga yang buruk lainya juga akan di bongkar, karenakan programnya tidak bisa sepotong-sepotong,” terangnya
Namun katanya, pihaknya secepat mungkin akan melakukan penertipan disekitar los yang terbakar itu. Dirinyapun meminta kepala pasar untuk lebih menertipkan lagi los-los pasar agar tidak terkesan kumuh serta kejadian serupa jangan sampai terjlang lagi.
“Ini semerawut sekali, kesanya kumuh. Kita akan tertipkan segera. Untuk para pedagang yang lapaknya terbakar sementara mencari los dagangan yang kosong terlebih dahulu. Kita berharap mereka jangan sampai terganggu dalam mencari nafkahnya,” lanjut Tapip
Sementara pihak kepolisian mengatakan peristiwa kebakaran los Pasar Tanjung Raja ini diduga kuat akibat hubungan arus pendek listrik (Konsleting Listrik).
“Perdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan kita, kebakaran di sebabkan akibat konsleting listrik. Adapun kerugian ditafsir sekitar Rp 500 juta,” terang Kapolsek Tanjung Raja Iptu Joko Edy Santoso.
Dirinyapun menghimbau kepada para pedagang agar tidak melakukan modifikasi los pedagang sehingga mengakibatkan kemungkinan yang membuat unit mobil damkar susah menjangkau lokasi.
Editor : Admin













