Struktur ini membuat pati tidak bisa larut di dalam air dan memuai akibat panas tubuh. Enzim tubuh pun tidak dapat mencerna pati yang satu ini.
Beberapa sumber makanan pati resisten tipe II bisa Anda jumpai pada makanan yang mentah atau belum masak secara alami, seperti:
pisang hijau mentah,
kentang yang belum dimasak, dan
tepung jagung tinggi amilosa.
3. Tipe 3
Jenis pati ini bisa ditemukan pada nasi, kentang, oat, atau mi yang sudah dimasak dan mengalami pendinginan.
Pati ini dikatakan resisten karena mengalami proses retrogradation yang terjadi ketika makanan panas mengalami penurunan suhu.
Dalam proses ini, bulir-bulir pati yang mengembang akibat suhu masak akan kembali ke bentuk awalnya ketika suhu makanan menurun.
4. Tipe 4
Tipe IV merupakan resistant starch khusus yang dibuat manusia melalui proses kimia tertentu.
Proses tersebut menghambat enzim amilase untuk memecah karbohidrat menjadi gula. Hal ini yang menyebabkan pati tidak bisa diserap sepenuhnya oleh usus halus.
Pati jenis ini biasanya dihasilkan dalam proses pembuatan roti atau kue.
Editor : John.W











