“Acara ini cukup langkah dimana penyelenggaraannya diadakan 20 tahun sekali dan Sumsel menjadi Provinsi istimewa yang dapat menjadi tuan rumah tentu banyak keuntungan karena akan banyak dilirik oleh pemuda dari berbagai negara melalui budaya dan keindhan kearifan lokalnya,” kata Marcel.
Dia juga menjelaskan Youth 2022 berjumlah 100 orang dari Negara sahabat dan Provinsi dari pulau Jawa dan Bali.
“Seratus orang yang ikut disini nantinya akan berdiskusi dan membahas tentang isu ketenagakerjaan pemuda,” jelasnya.
Diketahui, Youth 20 adalah wadah bagi pemimpin muda masa depan dari seluruh negara anggota G20 untuk berdiskusi, berargumen, dan bertukar ide, hingga mencapai kesepakatan bersama terkait agenda Presidensi G20. Hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Y20 adalah terciptanya Y20 Communiqué.
Editor : Admin.













