Dikatakannya, kegiatan ini merupakan bagian dari 6 literasi dasar yaitu literasi baca tulis, sains, digital, budaya, nomoric dan literasi finansial, yang dilakukan kali ini adalah salah satu bentuk dari literasi dasar tersebut yang harus selalu di sosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat.
“Literasi ini merupakan hak dari semua lapisan masyarakat baik yang normal maupun yang tidak normal” ucapnya.
Kepala Sekolah SLB Negeri Pembina Palembang, Juminga menyampaikan ucapan terima kasih nya. “Bagi sekolah gelar ini cukup membantu karena sebagai pembelajaran, tapi untuk pembelajaran di luar kelas, karena kami belum sedetil itu untuk menjelaskan bagaimana Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan kami sangat berterima kasih sekali untuk bisa mengenal rupiah terhadap Bank Indonesia, Gubernur Sumsel yang melalui Kepala Dinasnya untuk bisa paham dengan rupiah” jelasnya.
Diakuinya, Total Siswa yang ada di SLB Negeri Pembina Palembang ini, adalah 417 Siswa dengan 133 anak yang mengalami sulit dalam pendengaran, 241 anak yang lambat berfikir, 42 anak Autis dan 1 Anak Cacat.
“Untuk yang anak yang mampu sudah bisa belajar melalui teknologi digital, yaitu untuk anak lambat berfikir tetapi dibantu juga dari orang tuanya” pungkasnya. (eh)
Editor : Admin













