Namun, Anda perlu hati-hati mengonsumsi buah ini saat berpuasa, terutama jika memiliki masalah refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) karena buah ini cukup asam
Mengutip studi terbitan Journal of Thoracic Disease (2019), makanan asam bisa mengiritasi kerongkongan dan membuatnya melemah.
Jadi, kerongkongan tak mampu membendung asam lambung sehingga mudah naik ke arah kerongkongan.
Fokus
3. Blewah
Blewah merupakan buah yang menjadi ciri khas Ramadan. Ternyata, buah ini juga kaya akan air sehingga cocok sebagai pengganti cairan tubuh saat puasa.
Blewah mengandung 91% air. Hal ini berarti bahwa dalam 100 gram, kadar airnya setara dengan 91 gram.
Buah ini pun kaya akan vitamin A dan beta-karoten yang baik untuk kesehatan mata.
Tak hanya itu, mengutip hasil studi terbitan Journal of Clinical Medicine (2018), kedua zat gizi ini membantu memperkuat lapisan lendir di dalam tubuh sehingga Anda tak rentan terkena infeksi.
Karena kaya akan vitamin A, blewah juga cocok sebagai makanan anti-peradangan sehingga mampu meningkatkan kinerja daya tahan tubuh. Jadi, kesehatan tubuh secara keseluruhan pun terjaga.
4. Jeruk
Jeruk merupakan salah satu buah yang kerap ditambahkan pada bahan minuman. Buah ini juga pada dasarnya kaya kandungan air.
Jeruk tersusun atas 85% air (dalam 100 gram). Buah juga kaya akan gula dan serat, yakni sebanyak 10,6 gram dan 1,8 gram masing-masing.
Gula alami pada buah bisa mengembalikan energi dengan cepat. Sementara itu, kandungan seratnya membantu memperlambat pengosongan lambung.
Hal ini membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan untuk makan berlebihan saat puasa.
Serupa dengan stroberi, buah ini juga cukup asam. Jadi, Anda harus hati-hati mengonsumsi jeruk jika memiliki GERD.
Editor : John.W













