“Kami melaporkan pembunuhan, karena tidak ada surat penangkapan, bahkan keluarga tau (meninggalnya Ari Putra) itu dari orang lain bukan dari pihak kepolisian,” jelasnya.
Tidak hanya itu, David juga membeberkan fakta bahwa tewasnya Ari diduga adanya keterlibatan oknum Sat Reskrim Polres Empat Lawang.
“Sementara diduga ada sebelas orang (oknum polisi) dengan tiga pelaku pelaku utamanya, tapi tidak menutup kemungkinan lebih,” jelasnya.
David berani mengungkapkan hal tersebut karena membawa saksi kunci yakni Bayu Anggara (21) yang pada saat itu juga ditangkap Polres Lawang.
“Kami ada saksi yakni Bayu Anggara, yang saat ini sudah dilepaskan karena kami melakukan aksi demo agar Bayu dilepaskan karena pada saat itu tidak ada surat penangkapan,” tutupnya. (Dik)
Editor : Admin













