Nutrisi penting lain yang wajib terdapat dalam makanan untuk penderita thalasemia adalah zink.
Mineral ini bermanfaat untuk memperlancar pertumbuhan, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan dan kekuatan tulang.
Zink merupakan mineral yang tidak bisa disimpan di dalam tubuh, sehingga kita harus mendapatkannya dari makanan harian. Asupan zink dapat Anda peroleh dari makanan dan minuman, seperti:
daging merah
kacang-kacangan
telur
keju
susu
sereal berbahan gandum
Namun perlu diingat bahwa konsumsi daging pada pasien thalasemia masih harus dibatasi karena kandungan zat besinya yang tinggi. Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai takaran zink dan zat besi yang seimbang dalam menu harian Anda.
3. Vitamin D
protein untuk anak saat puasa
Kekurangan vitamin D juga merupakan kondisi yang banyak ditemukan pada orang thalasemia.
Padahal, vitamin D berperan untuk menyerap mineral pada jaringan tulang dan gigi, menjaga daya tahan tubuh, serta melawan berbagai macam penyakit yang mungkin timbul akibat sistem imun yang melemah karena thalasemia.
Vitamin D juga dapat mengurangi aktivitas sistem yang mengontrol tekanan darah Anda.
Oleh karena itu, pastikan penderita thalasemia mendapatkan asupan makanan dengan vitamin D yang cukup untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Anda bisa mendapatkan vitamin D melalui makanan seperti:
telur,
susu,
yoghurt,
tuna,
salmon,
sereal,
hati sapi,
minyak ikan, dan
jus jeruk.
Produk susu merupakan pilihan asupan gizi yang tepat bagi orang dengan thalasemia.
Susu berguna untuk mengurangi penyerapan zat besi yang berlebihan dari makanan, tetapi tetap memberikan manfaat ke tubuh sebagai sumber kalsium untuk memperkuat tulang.
4. Vitamin E
manfaat minyak biji bunga matahari untuk kulit
Vitamin E memiliki fungsi sebagai antioksidan, yaitu menjaga kerusakan sel akibat radikal bebas.
Zat gizi yang satu ini biasanya diproduksi ketika tubuh terpapar langsung dengan sinar UV, asap rokok, dan polusi yang menjadi penyebab utama berbagai penyakit kanker.
Vitamin E juga memiliki fungsi kekebalan, yaitu melindungi tubuh dari penyakit. Vitamin ini juga berperan untuk menjaga kesehatan dan fungsi berbagai sel dalam tubuh.
Sumber vitamin E yang baik untuk thalasemia adalah produk makanan yang mengandung lemak sehat, seperti:
minyak sayur,
minyak jagung,
biji bunga matahari,
sunflower oil,
kacang almond,
kacang hazelnut,
alpukat,
produk susu,
sereal, dan
telur.
5. Vitamin C
manfaat makan buah
Vitamin C adalah vitamin yang tak boleh Anda lewatkan dalam asupan makanan harian untuk penderita thalasemia. Vitamin ini penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel dalam tulang, gigi, dan kulit.
Vitamin C juga melindungi tubuh Anda dari berbagai infeksi karena mampu memelihara fungsi sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, vitamin C bekerja sebagai antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.
Sumber makanan tinggi vitamin C adalah sayur dan buah-buahan, seperti jeruk, stroberi, pepaya, dan stroberi.
Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi yang memainkan peran penting dalam fungsi tubuh Anda. Zat besi membantu membuat hemoglobin, bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen.
Vitamin C juga membantu dalam produksi sel darah merah.
Namun, hindari konsumsi makanan sumber vitamin C berbarengan dengan makanan sumber zat besi untuk penderita thalasemia. Ini untuk menghindari penyerapan zat besi yang berlebihan.
Editor : John.W











