“Untuk penyebabnya masih belum tahu, cuma diduga karena korsleting listrik. Soalnya waktu kebakaran bedeng lagi ditinggal ke pasar, jadi lagi kosong,” ujarnya.
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, proses pemadam api sempat terkendala akses jalan yang sempit.
Berada di dalam lorong yang hanya bisa dilalui oleh masing-masing satu motor disisi kiri dan kanan, menyebabkan mobil pemadam tidak bisa masuk ke titik kebakaran.
Untuk itu, petugas damkar hanya bisa menggunakan selang panjang untuk menyemprotkan air.
Diketahui, lokasi kebakaran berada di rumah penduduk di ujung lorong Batu Ampar yang berbatasan langsung dengan sungai Musi.
Sehingga proses pemadaman api juga dibantu oleh kapal yang sengaja menyiramkan air dari sungai Musi dan selanjutnya api bisa dipadamkan sekira satu jam kemudian. (Dik)
Editor : Admin













