Sementara itu salah seorang korban kebakaran, Yanti 44, ibu tiga anak mengaku cukup lega dengan sejumlah bantuan.yang datang termasuk bantuan uang tunai dari Gubernur.
” Alhamdulillah bisa untuk tambahan. Rencananya untuk biaya bangun rumah. Walaupun idak akan sama dengan rumah yang dulu. Dan juga bisa bantu buat anak sekolah, terimakasih sekali,” ujarnya berusaha tetap tegar.
Sementara itu Camat Ilir Timur I, Septa Marus menjelaskan bahwa musibah kebakaran tersebut terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 09.15 wib.
Kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 13 bangunan yang dihuni 19 KK yang terdiri dari 64 jiwa. Kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik, namun cepat dipadamkan sekitar pukul 09.45 wib.
Pasca kejadiandikatakannya telah banyak bantuan yang datang untuk para korban. Karena itu untuk membantu para korban, Ia pun menghimbau agar bantuan yang diberikan selanjutnya lebih diarahkan ke material bangunan untuk membantu upaya perbaikan rumah warga.
Selain meninjau langsung lokasi kebakaran, dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga menyambangi salah satu korban kebakaran yang berusia lanjut, Zubaidah, 107 tahun.
Selanjutnya usai menyerahkan bantuan, Ia juga mengecek pusat trauma healing warga di Mushala Jauharul Islam.
Di pusat trauma.healing itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Feby Deru juga menemui dan menghibur anak-anak korban kebakaran. Ia juga menyampaikan sejumlah bantuan makanan dan minuman untuk anak-anak korban kebakaran.
Selain bantuan dari Gubernur Sumsel, dalam kesempatan itunjuga diserahkan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Sumsel dan BPBD Provinsi Sumsel.
Editor : Admin.













