“Kami sangat menyambut baik sekali. Jangan sampai nanti kuota BBM yang bersubdisi yang peruntukannya sudah jelas tapi tiba-tiba tidak memenuhi syarat,” ungkap Harnojoyo.
Lebih lanjut dikatakannya, penerapan sistem tersebut juga dinilai bukanlah suatu hal yang mudah tanpa adanya sosialisasi terhadap masyarakat.
Menurutnya, untuk mengatasi ini kami pikir tidak bisa secepat membalikan telapak tangan.
“Jadi memang perlu adanya sosialisasi terlebih dahulu dengan masyarakat dan kami sangat menyambut baik sekali,” pungkasnya. (eh)
Editor : Admin.













