Ditemukan juga bahwa kelompok tikus yang diberi teh hitam memiliki tingkat bakteri yang lebih tinggi yang bernama Pseudobutyrivibrio. Bakteri baik ini dapat berperan dalam efek yang berbeda dari teh hijau dan hitam pada metabolisme energi.
Secara keseluruhan, para peneliti percaya bahwa temuan mereka menunjukkan bahwa teh ini mungkin sama bermanfaatnya bagi kesehatan seperti teh hijau yang diakui secara luas.
2. Menurunkan Tingkat Trigliserida dalam Tubuh
Flavonoid yang ditemukan terkandung dalam teh ini telah lama dipercaya dapat menurunkan lemak visceral dan kadar trigliserida dalam tubuh. Senyawa ini juga dapat menghambat obesitas yang disebabkan oleh peradangan.
3. Rendah Kalori
Teh hitam hanya memiliki sekitar 2 kalori per cangkir. Ini juga memiliki nol persen kolesterol dan lemak jenuh. Jika kalori secangkir teh ini lebih dari 2 kalori, biasanya karena bahan lain yang ditambahkan ke dalamnya seperti susu, madu, atau gula.
Teh hitam bisa jadi pilihan minuman sehat dan enak selama kamu menjalani program diet, tanpa takut akan kalori. Namun, untuk mendapatkan manfaat penurunan berat badan yang maksimal, minumlah teh ini tanpa tambahan apa pun.
Itulah beberapa alasan mengapa teh hitam bisa membantu penurunan berat badan. Meski banyak klaim manfaatnya, hindari mengonsumsi teh ini secara berlebihan, ya.
Sebab, teh hitam mengandung lebih banyak kafein daripada teh hijau dan jenis teh lainnya. Terlalu banyak kafein karena akan menyebabkan dehidrasi. Selain itu, teh ini memiliki tanin, zat yang bertanggung jawab atas rasa yang kuat.
Umumnya tanin tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi jika terlalu banyak dapat mengganggu perut dan menyebabkan mual dan muntah.
Editor : John.W













