KORDANEWS – Kepala dinas PMD Ogan Ilir, Akhmad Lutfi menjelaskan penyelenggaraan pilkades serentak di kabupaten Ogan Ilir akan berlangsung pada 15 Oktober 2022 mendatang. “Ada total 173 desa dari 227 desa di Ogan Ilir yang akan menjalani pilkades serentak,” terang Lutfi.
Desa yang memiliki lebih dari 2 bakal calon, dilakukan seleksi tambahan. “Seleksi telah kita laksanakan agustus lalu, merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah kabupaten Ogan Ilir mewujudkan pilkades yang transparan, objektif, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Peserta bakal calon kades yang mengikuti proses seleksi tersebut berjumlah 93 orang di 14 desa dari 10 kecamatan di OI. Kemudian telah disaring 70 calon kades dari seleksi tambahan tersebut.
Kapolres OI, AKBP Andi Baso Rahman menghimbau untuk sama-sama menjaga kerukunan, ketertiban dan keamanan masyarakat. “Pada prinsipnya pilkades adalah pesta demokrasi memilih ramai-ramai wakil yang nantinya akan menjabat, memperjuangkan, membangun desanya masing-masing,” ujar Kapolres. Sebaiknya dapat tercipta persaingan yang sehat. Karena kedepannya masyarakatnya sendiri yang akan terbebani, apabila pejabat yang dipilih tidak bertanggung jawab.
Terkait pengamanan, pihaknya akan melihat bagaimana level ancaman yang dapat mengganggu stabilitas pilkades. “Pemetaannya akan kita lihat dari situasi, kondisi. Mulai dari pertama kegiatan pilkades sampai dengan pelaksanaan perhitungan suara,” ucapnya. Saat ini masih situasional, mana yang bisa menjadi fokus perhatian. Mengacu pada pelaksanaan pilkada di setiap daerah sebelumnya.
“Harapan kita, dengan adanya kegiatan pilkades ini bisa mendukung menjaga stabilitas, keamanan di wilayahnya masing-masing. Sehingga, jangan sampai daerah itu rawan atau tidak bisa dipertanggung jawabkan keamanannya. Bersama masyarakat ikut menjaga situasi, kondisi keamanan tempat hidupnya tetap kondusif,” pungkas Andi.
Sementara itu bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar menanggapi bahwa pihaknya selalu berkoordinasi bersama TNI dan Polri mensukseskan pilkada tahun ini. “Kita bersama PMD dan Polri telah memetakan mana daerah-daerah yang rawan dan zona yang aman. Tapi InsyaAllah tidak ada hambatan dan dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya,” terang Panca.













