Politik

Pemkab Ogan Ilir Terus Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2022

×

Pemkab Ogan Ilir Terus Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2022

Share this article

Pilkades di Ogan Ilir sempat di warnai beberapa tantangan. Mulai dari kasus pembubuhan bakal calon kades di desa Betung II, pada akhir Juni lalu. Menimpa Arpani (44) menjadi korban bacok dan tembakan di sekujur tubuh, perut, kepala hingga leher. Hingga akhirnya meninggal dunia. Ada 6 Cakades yang akan maju pada Pilkades Betung II termasuk Arpani saat itu. Pelaku dan motif pembubuhan tersebut belum terungkap. Namun, diduga ada sangkut paut dengan pilkades.

Kemudian pada Agustus lalu, seorang warga di Desa Sungai Keli, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, Amir Hamzah (46) menjadi korban pembacokan. Meski mengalami luka bacok yang parah, korban masih bisa diselamatkan. Korban merupakan mantan Panitia Pilkades Desa Sungai Keli. Pelaku, Holipil (21) adalah orang dekat korban yang juga merupakan panitia pilkades. Pada awal september lalu telah menyerahkan diri ke kepolisian.

Baru-baru ini dari satu dari dua calon kades di desa Tanjung Sakti. Menurut Panca, kabar tersebut sangat disayangkan. “Ya itu baru kabarnya. Jadi kita mau pertanyakan apa alasan nya dulu. Kalau alasan nya memungkinkan untuk mundur harus jelas dulu. Karena repot kalau semuanya mundur. Harus hati-hati penetapan pemunduran calon kades tersebut,” tukas Panca.

Jika akan mundur, peserta calon kades sesuai aturan harus membayar denda sebesar Rp50 juta. “Dari awal kita berkomitmen untuk mensukseskan 173 desa pilkades serentak. Berarti kalau gagal satu artinya tidak sukses. Kalau bisa jangan mundur, gak usah maju kalau mau mundur,” pungkasnya.

Editor : Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *