KORDANEWS – Beredar informasi adanya dugaan pemotongan dana BOP PAUD di Kabupaten Ogan Ilir dibawah binaan Dinas Pendidikan Pemkab Ogan Ilir .
Dana yang digunakan untuk biaya operasional nonpersonalia untuk mendukung kegiatan pembelajaran pendidikan anak usia dini, tidak full diterima oleh masing-masing PAUD, alias dipotong .
Meskipun teknis pembayarannya melalui rekening transfer masing-masing PAUD, namun ada dugaan oknum pihak diknas Ogan Ilir meminta cashback alias pengembalian dana yang diminta dari masing-masing Paud yang telah menerima transfer.
Informasi adanya dugaan pemotongan dana BOP PAUD ini ternyata telah didengar oleh Wakil Bupati (Wabup) Ogan Ilir H Ardani SH MH ,’’Ada hembusan angin bahwa dana BOP Paud diterima tidak secara Full, tolong laporkan ke Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar,’’kata Wabup H Ardani dihadapan para guru PAUD se Kabupaten Ogan Ilir dalam kegiatan Sarasehan bagi pendidikan PAUD sekabupaten Ogan Ilir, di Gedung Caram Seguguk KPT Tanjung Senai Indralaya.
Bahkan Wabup H Ardani akan memberikan jaminan kepada guru PAUD yang melaporkan soal tidak full dana yang diterima,’’Jangan ditutup tutupi masalah ini, bagi yang melapor akan dijamin kerahasiaannya,’’lanjut Wabup H Ardani.













