Health

Harus tahu Perbedaan Madu, Propolis, Royal Jelly, dan Bee Pollen

×

Harus tahu Perbedaan Madu, Propolis, Royal Jelly, dan Bee Pollen

Share this article

4. Royal Jelly
Apa itu royal jelly? Royal jelly adalah sekresi susu yang dihasilkan oleh lebah madu pekerja. Cairan berwarna putih kental ini sebenarnya adalah makanan utama ratu lebah.

Sebanyak 70 persen komposisi royal jelly adalah air. Gula, garam, asam amino, dan vitamin juga terkandung di dalamnya. Orang-orang biasanya memanfaatkan bahan alami ini sebagai obat untuk meredakan gejala pramenstruasi dan menurunkan kolesterol jahat.

Mana yang Terbaik untuk Kesehatan?
Tiap produk yang dihasilkan lebah memiliki kelebihan masing-masing. Sebuah penelitian berjudul Honey, Propolis, and Royal Jelly: A Comprehensive Review of Their Biological Actions and Health Benefits membuktikan hal tersebut.

Peneliti menemukan bahwa madu, propolis, dan royal jelly sangat kaya komponen aktif, seperti flavonoid, asam fenolik, senyawa fenolik, terpenoid, dan enzim. Semuanya memiliki fungsi biologis dalam mencegah beberapa penyakit dan meningkatkan kesehatan.

Madu, propolis, dan royal jelly memiliki khasiat yang berbeda. Kandungan nutrisi dan khasiatnya juga sangat nyata. Oleh karena itu, produk-produk lebah ini dapat dikembangkan menjadi agen pengobatan yang bermanfaat.

Madu sendiri berkhasiat menghambat mikroba dan membantu proses penyembuhan luka. Karena kandungan gulanya yang tinggi, madu sebaiknya dikonsumsi cukup satu sendok makan per hari. Madu sebaiknya dikonsumsi saat perut masih kosong.

Adapun propolis bermanfaat mengatasi gangguan pencernaan, alergi, masalah ginekologi, mulut, dan kulit. Sama dengan madu, propolis sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong. Karena bentuknya cair, biasanya propolis dicampurkan ke dalam air dan hanya digunakan beberapa tetes saja.

Sementara royal jelly berkhasiat melindungi kesehatan reproduksi, mengobati gangguan neurodegeneratif, penyembuhan luka, dan mencegah penuaan dini. Cara konsumsi royal jelly sama dengan madu, hanya saja dosisnya lebih sedikit. Biasanya diminum ½ – 1 sendok teh per hari.

Untuk bee pollen, cara konsumsinya beragam sesuai jenisnya. Bee pollen ada yang berbentuk serbuk sari, ada juga yang sudah dimasukkan ke dalam kapsul.

Bee pollen berbentuk serbuk sari bisa kamu makan langsung. Produk ini juga bisa kamu campurkan ke dalam salad, smoothie, atau yoghurt.

Kini kamu sudah tahu perbedaan royal jelly, madu, persepolis, dan bee pollen, bukan? Memang dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi manfaat kesehatan sederet produk lebah tersebut, terutama mengenai dosis konsumsinya yang tepat.

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *