Artinya, terlalu banyak gula bisa menambah berat badan yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Namun, makanan manis tidak mungkin menjadi satu-satunya faktor yang dapat mengembangkan penyakit ini.
3. Penyakit jantung
Menurut penelitian yang dimuat dalam JAMA Internal Medicine, orang yang mengonsumsi gula 17 – 21% dari total kalori dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Temuan ini dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi gula 8% dari total kalori. Ada dua kemungkinan yang menyebabkan kondisi ini.
Pertama, minum minuman manis dapat meningkatkan tekanan darah dan diet tinggi gula juga bisa merangsang hati membuang lebih banyak lemak ke aliran darah. Kedua faktor ini diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Meski begitu, alasan utama mengapa gula bisa menyebabkan penyakit jantung masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
4. Perut kembung
Tahukah Anda bahwa perut kembung bisa disebabkan oleh makanan manis, alias gula?
Melansir International Foundation for Gastrointestinal Disorders, kebanyakan makanan dengan karbohidrat tinggi bisa menyebabkan timbulnya gas di dalam perut. Lalu, gula merupakan salah satu jenis karbohidrat.
Keempat gula di atas cenderung memproduksi gas, bahkan pada sistem pencernaan yang sehat. Terlebih ketika Anda mengalami penyakit tertentu yang membuat makanan sulit dicerna, sehingga bisa memicu perut kembung.
5. Masalah jerawat
Sejumlah makanan dapat meningkatkan peradangan tubuh dan sangat mungkin memicu kemunculan jerawat hingga memperparah kondisi yang ada.
Sebagai contoh, susu dan makanan manis bisa meningkatkan kadar insulin. Hal ini bisa mengubah hormon lain yang dapat memengaruhi kondisi kulit.
Sayangnya, penelitian lanjut masih dibutuhkan. Pasalnya, ada kemungkinan orang yang mengalami masalah jerawat dan menggemari makanan manis tinggal di lingkungan yang kotor.
Artinya, ada banyak faktor pendukung yang mungkin menyebabkan jerawat muncul selain bahaya dari makanan manis.
Editor : John.W













