Health

Manfaat Karbohidrat Beserta Jenisnya

×

Manfaat Karbohidrat Beserta Jenisnya

Share this article

Dengan demikian, Anda pun dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti bernapas, bergerak, berjalan, dan berpikir.

2. Mengendalikan berat badan
Karbohidrat sering dikaitkan dengan bertambahnya berat badan. Padahal, karbohidrat justru bermanfaat dalam mengendalikan berat badan.

Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti beras merah, roti, atau gandum utuh. Selain rendah kalori, jenis makanan berserat tinggi ini juga dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga bisa membantu Anda menurunkan berat badan.

3. Menjaga kesehatan saluran pencernaan

Karbohidrat yang bersumber dari buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran dikenal baik untuk kesehatan saluran cerna dan mengurangi risiko munculnya berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit.

4. Mengurangi risiko munculnya penyakit tertentu
Beberapa jenis karbohidrat dalam bentuk serat bahkan dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah, sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Tak hanya itu, mengonsumsi biji-bijian dan karbohidrat tinggi serat juga dapat menurunkan risiko terjadinya obesitas dan diabetes.

Hindari Kelebihan atau Kekurangan Asupan Karbohidrat
Kebutuhan karbohidrat setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, aktivitas fisik yang dijalani, dan kondisi medis tertentu. Namun, pada umumnya, orang dewasa sehat membutuhkan asupan karbohidrat sekitar 220–300 gram per hari.

Sementara itu, bagi orang yang ingin menjaga berat badan atau sedang dalam program menurunkan berat badan, asupan karbohidrat yang disarankan adalah sekitar 50–150 gram per hari.

Perlu diketahui bahwa gula dari karbohidrat akan disimpan di dalam tubuh sebagai lemak jika tidak segera digunakan. Itulah sebabnya, mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan bisa menambah timbunan lemak di badan. Hal ini dapat menyebabkan obesitas dan meningkatkan risiko munculnya beragam penyakit, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Sebaliknya, kekurangan karbohidrat juga tidak baik bagi tubuh. Ketika kekurangan karbohidrat, tubuh akan terasa lemas, lalu memecah lemak dan protein untuk dijadikan energi. Proses pemecahan lemak ini dapat menyebabkan penumpukan keton di dalam darah.

Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini bisa menyebabkan ketosis. Ketosis dapat menimbulkan gejala berupa pusing, lemas, mual, dan dehidrasi. Kekurangan karbohidrat pun berisiko membuat Anda kekurangan nutrisi lain yang penting untuk tubuh.

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *