Budaya

Sambut Wisatawan Pada Festival Burai, Warga Lakukan Berbagai Persiapan

×

Sambut Wisatawan Pada Festival Burai, Warga Lakukan Berbagai Persiapan

Share this article

Salah satunya ialah mengenai penginapan, di mana Desa Wisata Burai telah menyiapkan delapan unit homestay.

“Pemerintah Desa Burai sebelumnya mengajukan sepuluh homestay, namun yang lolos verifikasi delapan unit,” jelas Amiruddin.

Homestay yang berupa rumah panggung lantai dua itu semuanya berada di dekat perairan rawa.

Setiap homestay memiliki dua hingga tiga kamar, fasilitas mandi cuci kakus atau MCK, ruang bersantai dan halaman belakang yang menghadap ke perairan rawa.

Abu Nawar, salah seorang pemilik homestay mengatakan, wisatawan yang menginap ditempatkan di lantai dua.

“Kalau mau bersantai bisa di ruangan depan atau ruangan belakang yang menghadap ke rawa. Kalau hari cerah, bisa lihat sunset (matahari terbenam),” kata Abu Nawar.

Sementara Kepala Desa Wisata Burai, Erik Asrillah mengatakan, tarif menginap untuk setiap homestay ditetapkan Rp 150 ribu per malam.

“Tarif Rp 150 ribu untuk setiap homestay, jadi dapat dua hingga tiga kamar sudah termasuk di situ,” kata Erik.

Namun tarif menginap ini di luar kebutuhan konsumsi dan pemilik homestay siap sedia makanan khas daerah Ogan Ilir.

“Kalau untuk makan beda lagi, tidak termasuk biaya menginap. Kalau mau cari makan bisa pesan ke pemilik homestay atau banyak pilihan makanan di Desa Wisata Burai,” jelas Erik.

Editor : Admin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *