KORDANEWS – Tidak semua hal dapat dilakukan dengan mudah oleh jenderal lapangan tengah sekelas Kevin de Bruyne. Salah satu yang sulit dilakukannya adalah beradaptasi dengan rekan-rekan dan gaya main di timnas Belgia, sementara ia sudah terbiasa dengan gaya main di Manchester City.
De Bruyne menjadi bagian dari generasi emas Belgia. Usianya kini sudah 31 tahun. Piala Dunia 2022 disinyalir jadi turnamen internasional terakhir yang bisa diikutinya bersama rekan-rekan lainnya yang satu angkatan.
Di saat harus tampil maksimal bersama Belgia, penampilan De Bruyne belum maksimal pada laga pertama Grup F. Gelandang jenius itu bahkan mengakui sendiri permainannya tidak terlalu bagus.
Usut punya usut, De Bruyne ternyata mengakui agak kesulitan gaya main The Red Devils. Hal itu yang membuatnya belum bisa menjelma seperti dirinya di Man City.
Pemain yang sudah mencatatkan 95 penampilan bersama Belgia itu sempat frustrasi di pertandingan. Gaya main rekan-rekannya yang berbeda dengan di Man City memaksanya untuk bisa memahami karakteristik masing-masing pemain.
“Kami [Belgia] tidak bisa bermain sama seperti dengan cara Manchester City bermain. Di tim nasional, saya harus beradaptasi dengan pemain-pemain baru yang ada,” ujarnya dilansir dari ESPN.
“Apakah itu terkadang membuat saya frustrasi? Ya, tetapi saya harus bisa menyesuaikannya sedikit, meski saya tipe orang yang terbiasa mencari kesempurnaan,” jelasnya.













