3. Mengandung antioksidan pada beberapa varian gelato
Gelato yang terbuat dari buah-buahan asli atau cokelat hitam juga dapat mengandung tinggi antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Antioksidan bermanfaat untuk menangkal bahaya radikal bebas yang bisa menimbulkan penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi dan kanker.
Selain beberapa perbedaan gelato dan es krim di atas, cara membuat gelato dan es krim pun juga sedikit berbeda. Proses pembuatan gelato tidak diaduk secepat es krim dan mengandung lebih sedikit udara sehingga tekstur gelato lebih padat dan lembut.
Meski dinilai lebih sehat, gelato dan es krim sama-sama mengandung gula, lemak, dan kalori. Konsumsinya terlalu banyak dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti gigi berlubang, obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Oleh karena itu, konsumsi gelato sebaiknya sesekali saja atau jangan terlalu banyak. Bila ingin menambahkan topping, pastikan jangan yang terlalu manis atau mengandung banyak gula, seperti meses dan boba. Sebagai alternatif, Anda dapat memilih potongan buah-buahan segar.
Akan lebih baik jika Anda memilih jenis gelato yang rendah gula. Untuk mengetahui takarannya, Anda dapat membaca label nutrisi yang tertera di produk kemasan.
Gelato dan es krim memang sekilas mirip, tetapi cara mengolah dan takaran bahannya berbeda. Nah, jika Anda lebih suka tekstur yang lebih pekat, lebih lembut, dan kandungan lemak yang lebih sedikit, gelato bisa menjadi pilihan yang tepat.
Namun, beberapa orang mungkin perlu lebih selektif memastikan kandungan gelato, terutama yang menjalani pola diet vegan, menderita penyakit celiac, maupun memiliki intoleransi laktosa atau alergi susu sapi.
Editor : John.W













