KORDANEWS – Bagi para petani atau anda yang mencoba bercocok tanam, kalian harus banget mengenal yang namanya sistem tanam tumpangsari.
Tumpangsari merupakan salah satu cara bercocok tanam yang mencampur proses penanaman (polyculture) dalam satu lahan dan waktu yang sama dengan beberapa atau berbagai jenis tananaman.
Hal ini di lakukan untuk mencapai produksi yang tinggi karena dengan tumpang sari tanaman pokok bisa tumbuh selayaknya. Dan tidak terganggu oleh tanaman tumpangsarinya.
Cara seperti inilah yang di terapkan Warga Indralaya Indah, Kusmayadi. Lahan yang sebelumnya jadi bekas menanam bawang merah, kini sudah ditanami berbagai jenis tanaman.
“Ada campur-campur disini mulai dari tomat, terong, jagung, kacang tanah dan cabe rawit. Luas lahannya sekitar 350 m2,” tutur Kusmayadi, Senin 26 Desember 2022.
Masing-masing jenis tanaman mempunyai jumlah sekitar 50 sampai 350an lubang tanam.
Kebun tersebut tepat berada di samping rumahnya. Sehingga, dekat untuk memantau dan cepat dalam penanganan perawatan tanaman.
Beberapa jenis tanaman seperti tomat, terong dan kacang panjang memiliki usia tumbuh yang hampir sama.
Ada beberapa Manfaat atau keunggulan yang diperoleh jika melakukan system penanaman tanaman budidaya system tumpang sari.
“Misalnya seperti resiko kerugian akan berkurang karena dalam penanaman akan saling menutupi pengeluaran dalam pendapatan,” terangnya.













