“Saya Kapolres Ogan Ilir secara probadi beserta jajaran Polres Ogan Ilir meminta maaf atas kejadian yang kurang mengenakkan ini, kami berharap hal ini tidak sampai merusak hubungan Polres Ogan Ilir dengan wartawan,”harapnya.
Kapolres juga mengatakan akan membina anggotanya agar kedepan berbahasa dengan baik agar dak menyinggung perasaan orang lain.
“Jangan dibesar-besarkan, nanti akan disampaikan kepada anggota. Dalam pelayanan kepada rekan media termasuk dengan masyarakat, bahasa dan bicara harus baik seminimal mungkin tidak menyinggung perasaan orang lain,” ujarnya.
Peristiwa ini berawal ketiga tiga waryawan yakni Agung (Wartawan Tribun Sumsel), Isro (Wartawan Palembang Pos) dan Wijdan (Wartawan Palembang Ekpres) hendak melakukan peliputan terkait peritiwa kecelaan yang menewaskan seorang korban diwilayah Kecamatan Tanjung Batu.
Setelah menerima informasi kecelakaan itu dan mendengar korban telah dibawa ke RSUD Tanjung Senai, Lantas ketigaanya bergegas ke IGD RSUD tersebut.
Setelah mendapat Izin untuk meliput dari pihak Rumah Sakit ketiganya lantas melakukan peliputan yang saat itu masuk bersamaan denga petugas Sat Lantas Polres OI. Hingga terjadilah peristiwa tersebut.
Editor : Admin.













