Kordanews – Polsek Ilir Barat I Palembang melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan penjual nasi Ahmad Mulkan Pratama (47). Sebanyak 13 adegan diperagakan oleh tersangka Raden Agust Hidayah alias Bolot (41). Rabu (4/1/23)
Rekonstruksi berlangsung di halaman polsek, dimana dihadirkan oleh istri dan keluarga korban. Saat berjalan rekonstruksi pihak keluarga protes karena tidak sesuai dengan fakta kejadian sesungguhnya.
Berawal adegan pertama korban yang mau membuka jualannya, datang dari belakang tersangka sudah membawa pisau langsung menyerang korban. Saling dorong pun terjadi antara oleh keduanya pada adegab dua sampai empat.
Disinilah adegan lima dan enam tersangka menusuk korban dibagian ketiak, korban pun ambruk. Kemudian tersangka melarikan diri percetakan cabai namun korban bangun kemudian mengejarnya.
Kemudian adegan selanjutnya keduanya pun kembali bergulat namun tersangka yang masih memegang pisau kembali menusuk korban dibagian dada. Sebelumnya juga korban sempat mau menyerang tersangka dengab pisau namun ditangkis.
Setelah ada beberapa orang saksi yang berada dilokasi kejadian langsung memisah keduanya tersangka pun melarikab diri langsung. Sementara kondisi korban mengeluarkan banyak dara ia pun tewas dilokasi kejadian.
Selesai melakukan rekonstruksi adik korban pun meperotes pihak kepolisian kalau pada adegan tersebut sang kakak tidak sama sekali membawa pisau yang seperti dilakukannya rekonstruksi ini.













