Tubuh bisa memunculkan reaksi saat terpapar kacang melalui berbagai cara, seperti:
Kontak langsung, seperti makan kacang atau makanan yang mengandung kacang. Terkadang, kontak kulit langsung dengan kacang dapat memicu reaksi alergi.
Kontak silang, seperti makan makanan yang terkena kacang selama proses pembuatannya.
Menghirup, reaksi alergi bisa muncul saat Anda menghirup udara yang mengandung kacang, seperti dari tepung kacang. Protein kacang yang terhirup dan masuk ke tubuh Anda dapat memunculkan reaksi alergi.
Alergi ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu alergi pada kacang bawah tanah dan alergi pada kacang pohon. Beberapa kacang yang termasuk ke dalam kacang pohon adalah almon, mete, macademia, dan kenari. Sedangkan yang tumbuh di bawah tanah adalah kacang tanah biasa, kedelai, dan kacang polong.
Orang yang sensitif terhadap kacang tanah belum tentu juga sensitif pada zat alergen dalam kacang pohon. Namun, mereka tetap berisiko lebih tinggi untuk mengidap alergi terhadap setidaknya salah satu jenis kacang pohon. Diperkirakan risikonya dapat meningkat dari 25% hingga 40 persen.
Editor : John.W













