KORDANEWS – Makanan tertentu bisa menimbulkan reaksi alergi yang sangat berbahaya, bahkan mengancam nyawa, bagi sebagian orang. Untuk itu, penting mengetahui jenis makanan apa saja yang dapat menimbulkan reaksi alergi.
Pada dasarnya, alergi makanan bisa muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang mengira bahwa zat dalam makanan, terutama protein, berbahaya bagi tubuh.
Sistem kekebalan bertugas untuk melindungi tubuh dengan memproduksi antibodi yang akan mengidentifikasi dan menghancurkan kuman seperti bakteri atau virus penyebab penyakit.
Mengutip situs The American College of Allergy, Asthma, & Immunology, pada tubuh orang yang memiliki alergi, antibodi bernama Immunoglobulin E (IgE) keliru menganggap protein dalam makanan sebagai ancaman.
Lalu, IgE pun bergerak menuju sel-sel untuk melepas beberapa bahan kimia, salah satunya adalah histamin. Histamin inilah yang menyebabkan munculnya sebagian besar gejala reaksi alergi akibat makanan.
Histamin menyebabkan pembuluh darah mengembang sehingga membuat kulit di sekitarnya lebih merah dan membengkak. Senyawa ini juga memengaruhi saraf pada kulit sehingga menyebabkan gatal.
Selain itu, histamin meningkatkan jumlah lendir yang diproduksi dalam lapisan hidung sehingga menimbulkan rasa gatal atau sensasi terbakar.
Ada juga jenis alergi makanan lain yang tidak melalui perantara Immunoglobulin E. Pada jenis ini, alergi disebabkan oleh berbagai sel pada sistem kekebalan tubuh.
Gejala reaksi alergi ini muncul lebih lama dan biasanya akan menimbulkan gejala berupa reaksi pada saluran pencernaan seperti muntah, kembung, dan diare.
1. Produk susu
infeksi saluran pernapasan anak
Susu hewani mengandung protein bernama kasein. Protein ini bisa disalahartikan sebagai virus atau bakteri oleh tubuh. Hal inilah yang menjadi penyebab alergi makanan.
Apabila Anda memiliki alergi susu, Anda juga harus menghindari konsumsi makanan berikut ini.
Beberapa merek tuna mengandung kasein.
Beberapa daging olahan mengandung kasein.
“Non dairy” produk kadang-kadang mengandung bahan-bahan susu.
Beberapa obat tanpa resep dengan laktosa.
2. Telur
Telur merupakan makanan yang kerap menjadi penyebab alergi karena kandungan protein albumin yang terdapat pada putih telur.
Bagi Anda yang memiliki alergi telur, sebaiknya juga menghindari jenis makanan lain yang berbahan dasar telur.
Hindari makanan berikut jika Anda memiliki alergi telur:
marshmallow,
mayones,
meringue,
frosting pada cake,
produk daging kemasan atau diproses, dan
vaksin tertentu (minta keterangan dokter Anda).
3. Daging
Proses memasak daging akan melepaskan banyak protein yang dapat memicu alergi. Selain itu, daging mamalia mengandung antibodi alami bernama galactose-alpha-1 atau alpha-gal.
Ketika alpha-gal berinteraksi dengan karbohidrat, hal ini akan menimbulkan gejala, seperti gatal di seluruh tubuh, ruam kulit, atau sakit perut.













