Jenis daging yang sering menjadi penyebab alergi makanan adalah daging sapi. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa daging lainnya bisa memicu alergi daging, seperti daging ayam, bebek, babi, atau kambing.
4. Kacang-kacangan
Tak hanya reaksi yang ringan, alergi kacang bisa menyebabkan anafilaksis atau atau reaksi alergi yang mengancam nyawa.
Beberapa gejalanya meliputi penyempitan saluran udara, pembengkakan di tenggorokan yang membuat sulit bernapas, syok tekanan darah, sampai kehilangan kesadaran.
Kacang umumnya terdapat dalam selai, es krim, sereal, dan roti. Kacang juga mungkin terdapat pada:
dressing salad, yang mungkin mengandung minyak kacang,
bumbu masak yang sering mengandung kacang tanah, dan
permen dengan nougat.
5. Makanan laut
Alergi seafood atau makanan laut merupakan salah satu alergi yang paling umum terjadi. Kira-kira, ada sekitar 1% dari seluruh populasi di dunia yang memiliki alergi ini.
Alergen protein yang terdapat dalam satu kelompok makanan laut pun tidak selalu sama dengan yang lain.
Oleh karena itu, ada seseorang yang hanya alergi pada ikan, ada juga seseorang yang memiliki alergi ikan dan kerang.
Alergi seafood bisa memicu gejala ringan, seperti sesak ruam dan gatal, muntah, dan diare. Akan tetapi, seafood juga bisa memicu reaksi anafilaksis.
6. Sayuran nightshade
nightshade penyebab alergi makanan
Ternyata, sayuran juga bisa menjadi penyebab yang memicu reaksi alergi, terutama sayuran yang termasuk dalam jenis nightshade.
Sayur nightshade adalah sayur jenis Solanaceae. Kebanyakan sayuran jenis ini tidak dapat dikonsumsi dan bahkan ada beberapa yang mematikan jika dimakan, seperti tanaman belladonna.
Meski demikian, ada beberapa jenis nightshade yang bisa dimakan, di antaranya adalah kentang, tomat, terong, dan paprika.
Sayangnya, sayuran nightshade mengandung senyawa alkaloid yang bisa menimbulkan reaksi alergi.
7. Gandum
Munculnya alergi gandum terjadi akibat protein albumin, globulin, gliadin, maupun gluten yang terdapat pada sumber karbohidrat kompleks ini.
Protein yang masuk ke dalam tubuh pun membuat sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi untuk menyerangnya. Akibatnya, timbullah gejala alergi makanan, seperti gatal-gatal atau ruam kulit.
Kebanyakan alergi gandum menyerang anak-anak dan umumnya dapat menghilang seiring dengan bertambahnya usia.
Editor : John.W













