Ekonomi

BI Sumsel Bersama Pemkot Palembang Gelar Bazar Ramadhan Digital di 18 Titik Lokasi

×

BI Sumsel Bersama Pemkot Palembang Gelar Bazar Ramadhan Digital di 18 Titik Lokasi

Share this article

Dikatakannya, pihaknya melakukan kerja sama dengan Perum BULOG Sumatera Selatan serta 45 (empat puluh lima) produsen, distributor, pelaku usaha ritel modern, dan pelaku UMKM lainnya untuk menyediakan beragam kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau namun tetap berkualitas kepada masyarakat. Bazar Ramadhan Digital tahun 2023 ini menjadi spesial karena dalam kegiatan ini pembeli dapat melakukan pembayaran secara tunai maupun non tunai menggunakan QRIS.

“Untuk mendorong semakin banyak masyarakat yang terbiasa menggunakan pembayaran non tunai, pengunjung yang melakukan transaksi minimal Rp150.000 dengan menggunakan QRIS pada Bazar Ramadhan Digital ini akan berkesempatan untuk mendapatkan souvenir menarik dari Bank Indonesia”, tambah Deputi Kepala Perwakilan BI Sumsel, Nurcahyo Heru Prasetyo.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam rangka mendukung penyelenggaraan pasar murah di Kota Palembang, Bank Indonesia berkomitmen untuk memberikan bantuan diantaranya melalui bantuan sarana dan prasarana hingga dukungan publikasi jadwal dan kegiatan pasar murah melalui sosial media. Bank Indonesia bersama pemerintah akan terus melaksanakan program GNPIP sebagai wujud sinergi dalam mendorong akselerasi ketahanan pangan dan langkah komitmen bersama untuk mengoptimalkan pengendalian inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi. Selain pelaksanaan pasar murah, di Sumatera Selatan kegiatan GNPIP juga selaras dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), dimana BI Sumsel berkomitmen untuk menyalurkan 78.000 bibit/benih cabai merah ke daerah sentra sebagai upaya mendukung kemandirian pangan. Selain itu, BI Sumsel juga memberikan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) yang mendukung modernisasi pertanian, termasuk diantaranya mesin penghasil pupuk organik dan digital farming, guna mendorong peningkatan kapasitas produksi petani.

“Tidak hanya sampai disitu, bersama dengan TPID, BI Sumsel terus melakukan langkah penguatan pengendalian pangan antara lain melalui optimalisasi dan perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD) serta mendukung edukasi petani melalui kegiatan capacity building kepada petani milenial.” tutupnya (eh)

Editor : Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *