Kata Fitri, OP pasar murah dinilai paling efektif untuk menekan harga sembako diikuti tingginya lonjakan permintaan di bulan ramadhan ini.
“Kita juga minta dan banyak menggandeng pihak lain untuk terlibat dalam penjualan di OP murah Ramadhan ini, dan juga meminta waktunya untuk diperpanjang lagi,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Raimon Lauri mengatakan, pihaknya telah meminta distributor yang ada khususnya di lima komoditas yang dijual di OP Murah Ramadhan ini untuk bisa menekan harga jual dari harga pasar biasa.
“Memang ada selisih Rp 1.000 itu sudah kita mintakan dengan distributor untuk lebih menekan harga,” tegasnya.
Sementara itu, pantauan di lapangan, antusias warga tidak terlalu untuk membeli bahan pokok di pasar murah yang digelar, rupanya banyak yang mengeluh dan terpaksa kembali karena harga komoditi yang dijual hanya terpaut Rp 500-1000 saja. (eh)
Editor : Admin.













