Achmad Hafiz Tohir, Anggota Komisi XI DPR RI, yang hadir pada kesempatan tersebut juga ikut mengajak para santri untuk mencintai dan merawat uang Rupiah. Beliau menjelaskan, dengan menggunakan Rupiah pada setiap transaksi, maka kita sudah ikut membantu menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah dan membangun kepercayaan dunia pada Rupiah.
Acara berlangsung di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Talang Jambe Kota Palembang, dihadiri oleh 500 santriwan dan santriwati ini disambut dengan antusias oleh para santri. Melalui edukasi CBP Rupiah, para santri diberikan penjelasan mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah dan cara mengenalinya. Tidak hanya itu, ratusan santri yang hadir juga didorong untuk lebih mencintai dan merawat uang Rupiah termasuk salah satunya dengan membelanjakannya secara bijak.
Pada kesempatan tersebut Bank Indonesia juga memberikan literasi digital mengenai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada santri sebagai bagian dari Pre-Event Festival Ekonomi & Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2023.
Disampaikan Erwin Soeriadimadja selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mengatakan “Guna mendorong pemahaman audiens dalam bertransaksi menggunakan QRIS, BI Sumsel menyediakan produk pempek UMKM binaannya seharga Rp44,-/porsi hanya dengan pembelian menggunakan QRIS. BI Sumsel juga menyediakan booth interaktif yang dapat meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap CBP Rupiah. Selain menampilkan koleksi gambar uang, pada booth tersebut juga disediakan games menarik seperti permainan puzzle uang Rupiah dan AR Rupiah yang bisa dimainkan para pengunjung. Selain itu, disediakan pula mobil kas keliling untuk memfasilitasi pengunjung yang ingin menukarkan uang pecahan kecil secara langsung” terangnya.
“Kegiatan edukasi dan sosialisasi CBP Rupiah akan terus dilaksanakan oleh Bank Indonesia. Hal ini sebagai wujud komitmen Bank Indonesia untuk terus berupaya mengedukasi masyarakat untuk mencintai, bangga, dan paham akan Rupiah yang menjadi simbol kedaulatan Republik Indonesia”. tutupnya. (eh)
Editor : Admin.













