KORDANEWS – Bank Indonesia mencatat inflasi di wilayah Sumatera Selatan masih aman di bawah nasional. Pada maret 2023 angka inflasi sebesar 0,20 persen secara month to month.
Secara tahunan, realisasi inflasi gabungan dua kota IHK provinsi Sumatera Selatan tercatat sebesar 4,92 persen. Dengan angka tersebut, inflasi Sumsel masih berada di bawah inflasi nasional yang tercatat sebesar 4,97 persen.
Inflasi yang bersamaan dengan dimulainya periode ramadan ini bersumber dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Faktor utama pendorong inflasi pada kelompok ini adalah kenaikan harga komoditas daging ayam ras, bawang putih, dan daging sapi.
Tekanan harga pada komoditas daging ayam, disebabkan tingginya permintaan akan komoditas tersebut saat Ramadan. untuk itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meminta kepala daerah untuk dapat terjun langsung ke lapangan, tidak hanya pada pusat perdagangannya tapi juga pada pusat produksi, ungkap Herman Deru.













