KORDANEWS – Banjir yang diakibatkan meluapnya Sungai Ogan tak hanya dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Banjir juga bahkan dirasakan oleh Masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir. Meski intensitas hujan tergolong rendah namun banjir kiriman dari hulu sungai Ogan Itu banyak merendam rumah warga.
Tak hanya merendam rumah, jalan yang menjadi urat nadi perekonomian mereka juga ikut terendam banjir.
Seperti yang terjadi di Desa Kuang Dalam, Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir. Tak sedikit rumah warga yang terendam banjir.
Akibatnya aktifitas warga terhambat. Selain itu tak sedikit alat elektronik yang juga rusak akibat banjir seperti halnya kulkas atau mejikom.
Menurut keterangan warga setempat banjir besar atau banjir bandang itu sudah lama tidak terjadi. Terakhir terjadi pada 6 tahun silam.
“Ini rumah warga sudah banyak yg digenangi banjir. Bahkan jalanpun juga tenggelam. Pernah terjadi banjir seperti ini tapi sudah lama sekitar 6 tahunan lalu,” ungkap Ali Kuasairi . Rabu, 03 Mei 2023.
Setidaknya ada dua desa yang terdampak banjir yakni Kuang Dalam Timur dan Kuang Dalam Barat.
Menurut keterangan Kepala Desa Kuang Dalam Timur, Efriadi, banjir kiriman dari hulu Sungai Ogan itu mulai naik sekitar pukul 17.00 Wib kemarin. Selasa, 02 Mei 2023.
“Untuk warga banjir belum sempat kita data, karena banjir mulai naik swbelum magrib sore kemaren. Menjelang malam banjir makin tinggi dan banyak menggenangi rumah warga,” ucapnya.
Dikatakan Efriadi pihakya akan secepatnya melaporkan peristiwa itu kepada pemerintah Kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sementara Kepala BPBD Ogan Ilir Edy Rahmad ketika dikonfirmasi Palpos mengatakan akan segera mengambil tindakan dan menurunkan tim siaga bencana dilokasi banjir dimaksud.
“Untuk banjir di wilayah Kuang Dalam kita belum dapat laporan, namun secepatnya kita akan turunkan tim siaga bencana guna menanggilangi bencana banjir di wilayah tersebut,” ucap Edy dihubungi via selulernya.
Editor : Admin.













