Fosfor berperan dalam memaksimalkan fungsi ginjal, pertumbuhan sel, dan memperkuat tulang. Sementara zat besi penting untuk pembentukan hemoglobin yang berfungsi mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Tak hanya itu, zinc juga penting untuk pembentukan DNA, penyembuhan luka, serta imunitas.
3. Rendah lemak
Bagi yang mencari pilihan daging rendah lemak dibandingkan dengan daging ayam atau bebek, maka burung puyuh layak menjadi pilihan. Kandungan lemaknya sekitar 4,2 gram di tiap porsi sajiannya. Tak hanya itu, kalori dari unggas ini juga lebih rendah jika dibandingkan dengan ayam broiler dan bebek
Namun mengingat kandungan lemaknya lebih rendah, daging puyuh lebih cepat menjadi kering apabila proses masaknya kurang tepat. Namun, rasanya tak kalah lezat dibandingkan dengan daging lainnya.
4. Menjaga kesehatan jantung
Manfaat burung puyuh selanjutnya berasal dari kandungan protein di dalamnya. Meski kandungan daging burung puyuh tinggi kolesterol, namun daging puyuh juga kaya akan protein.
Protein dalam daging buruh puyuh dan telurnya dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Kandungan kolesterol yang terjaga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
5. Mengatasi anemia
Kandungan zat besi dalam daging burung puyuh dapat mencukupi hingga 20% kebutuhan harian, bahkan lebih tinggi dari daging ayam. Manfaat burung puyuh karena kandungan zat besinya ini mampu mengatasi anemia atau kondisi darah rendah. Zat besi juga membantu produksi hemoglobin dan eritrosit yang dapat mengatasi lebih sedikit darah di dalam tubuh.
Editor : John.W













