“Karya Agung Panca Wali Krama di Sumsel akan menjadi hal yang baru dalam sejarah karena baru pertama kali diadakan di luar Pulau Bal,” terangnya.
Sementara Ketua panitia Karya Agung Panca Wali Krama, Suniatmaja mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang sudah memberikan perhatian penuh kepada umat Hindu di Sumsel serta telah mendukung penuh terselenggaranya Karya Agung Panca Wali Krama.
Dijelaskannya, tujuan Karya Agung Panca Wali Krama adalah untuk penyucian diri dan alam semesta yang dilaksanakan umat Hindu, dan mendoakan semua umat di Sumsel agar senantiasa diberikan kesejahteraan.
“Persiapan ini sebenarnya sudah kita lakukan sejak satu tahun lalu, dan kita didukung penuh seluruh umat Hindu yang ada di Kabupaten/Kota se-Sumsel dengan kompak mensukseskan kegiatan ini. Kegiatan ini dihadiri bukan hanya umat Hindu yang ada di Sumsel saja, melainkan umat Hindu yang ada di wilayah Sumbagsel. Bahkan, sebagian akan hadir umat dari Bali dan Lombok,” ujarnya.
Untuk diketahui, Karya Agung Panca Wali Krama (Panca Bali Krama) dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, yaitu pada Tilem Caitra (Tilem Kesanga) ketika taun Saka berakhir dengan nol (Rah Windu). Upacara Panca Wali Krama yang pada intinya adalah pelaksanaan dari Bhuta yajna dan dewa yajna yang bermakna untuk menyucikan alam semesta menuju tatanan yang harmoni.
Untuk itu, seluruh umat Hindu melaksanakan Yasa kirti, sebagai perwujudan dari pelaksanaan Tapa-Brata-Yoga,pengendalian diri,pemusatan dan penyusian pikiran.
Panca Wali Krama berasal dari kata Panca yang berarti Lima Wali yang berarti Kembali Krama yang berarti Kumpulan Jadi Panca Wali Krama bisa diartika Kumpulan lima kekuatan yang baik yang kembali menyeimbangkan bumi.
editor : awan













