KORDANEWS – Hujan deras disertai angin kencang membuat sebuah rumah ambruk di Desa Aurstanding, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.
Menurut keterangan warga, hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Sabtu (13/5/2023) malam sekitar pukul 22.00.
Sebuah rumah panggung kayu ambruk hingga mengakibatkan pemiliknya seorang kakek 80 tahun mengalami luka.
“Kencang, kencang sekali anginnya. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, rumah langsung ambruk dan saya ada di dalam,” kata Ahad, pemilik rumah ambruk, Minggu (14/5/2023).
Setelah rumah ambruk, Ahad mengaku mengalami sakit di bagian leher belakang karena tertimpa kayu atap rumah.
Pergelangan tangan kirinya juga mengalami luka karena tersayat seng saat akan menyelamatkan diri dari dalam rumah.
“Saya keluar sendirian dari rumah itu. Setelah itu baru minta tolong,” ungkapnya.
Kini Ahad tinggal sementara waktu di rumah kerabat desa setempat, sambil memulihkan luka yang dialaminya.
Ahad mengaku tinggal seorang diri karena anak-anaknya tidak tinggal serumah dengannya, melainkan di luar daerah Pemulutan.
“Saya sekarang ini sudah tidak punya rumah lagi. Saya tinggal sendirian karena keluarga tinggal di tempat lain,” kata Ahad menuturkan.
Sementara Kepala Desa Aurstanding Aroni Bachtiar mengatakan, selain rumah Ahad, ada tiga rumah lainnya yang rusak terdampak angin kencang.
“Total ada empat rumah rusak, satu rumah ambruk milik Pak Ahad. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” jelas Aroni.
Selanjutnya warga terdampak angin kencang akan didata dan dilaporkan ke Baznas dan Dinsos Ogan Ilir untuk mendapatkan bantuan.
“Dari Babinsa TNI juga sudah datang memberikan bantuan. Kami berharap dampak bencana alam ini segera ditindaklanjuti pemerintah,” kata Aroni.
Editor : Admin.













